SELAMAT DATANG SAYANG..
Salam Ukhwah Fillah Daripadaku Untukmu. Terima kasih kerana sudi bertandang ke Pondok Kasih4u.
Saya sesangat menghargai kunjungan anda...Semoga anda mendapat manfaat di persinggahan ini.
Terima Kasih Sahabat..sila datang lagi ya...ya ...

mailto:ruhi_abidin@yahoo.com

Peringatan buatmu sahabat...
Jika anda ingin mendengar LAGU DI SINI..sila close RADIO IKIM dan LAGU INTRO...
Begitulah sebaliknya yah.....
agar anda tidak pening kepala....hehehe. Semoga terhiburrrrr
.






"Setialah kita menuntut ilmu sebagaimana setianya batu karang menunggu ombak yang mendatang."


ruhi_abidin@yahoo.com


RADIO IKIM This browser appears to be unable to display clips inline the player.<br /><a href="mms://cyberstream.mmu.edu.my/ikimfm">&gt;Play the clip in Windows Media Player</a>

" Jika anda ingin mendengar LAGU INTRO sila close RADIO IKIM dan begitulah sebaliknya!
Moda selamat dan gembira bersimpuh di sini ya...! amin.







"INSFIRASI HATI"


Bila sendirian fikiranku buntu
Mengingati dirimu
Dikau tiada lagi di sisiku
Hatiku sayu bertambah pilu

Kasih kau inspirasiku
Kau mengajarku erti kehidupan ini
Takkan ku lupakan nasihatmu
Kerna ianya berguna untukku

Seringkali aku berdoa pada-Nya
Agar tabah menyusuri hidup ini
Ya Allah berilah ku kekuatan
Untuk tempuhi dugaan yang mencabar

Sekiranya ku mendapat pengganti
Ku harapkan insan sepertimu oh kasih
Banyak membantu dan mendorongku
Menjadi hamba yang taat kepada-Nya

Seringkali aku berdoa pada-Nya
Agar tabah menyusuri hidup ini
Ya Allah berilah ku kekuatan
Untuk tempuhi dugaan yang mencabar

Sekiranya ku mendapat pengganti
Ku harapkan insan sepertimu oh kasih
Banyak membantu dan mendorongku
Menjadi hamba yang taat kepadaNya, o ho...

Walau dirimu tiada lagi
Tapi hatiku tetap kepadamu
Kenangan bersamamu subur mewangi
Takkan luput dari ingatanku
Takkan luput dari ingatanku…

SALAM KASIH SAYANG DI ANGIN LALU
MOGA KAU TENANG DAN BAHAGIA SELALU


Sayang...

mengapa masih ada rindu

yang tertinggal di sudut taman,

mengapa masih ada resah

mewangi di pinggir perjalanan

sedang aku berusaha melupa...

berusaha menutup mata

dan menutup telinga.
SAYANG

SEBENARNYA AKU TAK BISA MELUPA

KAMU SELALU DI MATA, DI TELINGA

DAN DI MINDAKU...NTAH MENGAPA YA???




DALAM DOA AKU BERSAMA-MU


Dengan doa
ku raih Rahim-Mu,

dengan doa
ku rengkuh Rahman-Mu,

dengan doa
ku peluk Kuasa-Mu,

dengan doa
ku genggam kelembutan-Mu,

dengan doa
ku merindu-Mu,

dengan doa
ku ikat batin hamba-Mu,

dengan doa
Kau berikan cinta mahluk-Mu,

dengan doa
ku bertemu makhluk-Mu,

dengan doa
ku berpisah dengan makhluk-Mu,


dengan doa
ruhi bertamu di sisi makhluk-Mu,

dengan doa
ruhi bersatu dalam Rahman-Mu,

dengan doa
Kau utusi ukhwah suci itu,

dengan doa
ku nikmati ketenangan-Mu,

dengan doa
ku mohon limpahan takwa-Mu,

dengan doa
ku mohon di dalam rahmat-Mu

dengan doa
ku pasrah dalam ketentuan-Mu

hingga Engkau datang
menjemputku

aku pergi dengan doa-doamu.

titipkan hati kami
dalam keredhaan-Mu.


amin.


"MASA IBARAT PEDANG YANG MEMANCUNG"


Indahnya detik bersamamu sehingga tak terasa MASA BERLALU, moga detik itu akan muncul lagi, dan moga kita bisa menghargai saat itu...amin


|+| LINK PILIHAN |+|


*...(KAMAR SAHABAT)...*

][ :: zainal05][ :: emesty][ :: esa05][ :: adam05][ :: faizmasri][ :: putera06][ :: chumamots99][ :: Suratunbulan][ :: Tuan Guru Zul][ :: Abirissabeel][ :: Abuhandzalah][ :: Akhi Masrawi][ :: Al Falah][ :: Alkhakimiy][ :: Allayyinah][ :: Along][ :: Amri][ :: Ana Muslimah][ :: Angah Komputer][ :: Anjang Dahar][ :: AswatalIslam][ :: Bait Nujum][

KAMAR TINTA SAHABAT

:: Bandar Sepi][ :: Cik Lin][ :: Dr Kadir][ :: Elmafraqi][ :: Elzahra][ :: Fikrahmadani][ :: Fungkurs][ :: Gild][ :: Harapan-Online][ :: Ikhwan][ :: Kasih Kekasih][ :: Kay][ :: Kema][ :: Lempengku][ :: Masterpyan][ :: Mueez][ :: My Student][ :: Nailofar][ :: Nianarmands][ :: Nureeman][

//KAMAR TINTA SAHABAT //

:: Nurulnaim][ :: Omar][ :: Osnamila][ :: Pakdi][ :: Poestamz][ :: Pujangga][ :: Rahsia Hati][ :: Razman][ :: Riyadhussalihin][ :: Salafian][ :: SerikandiIslam][ :: Serojadesa][ :: Shaira][ :: Sin Kai][ :: Soal Hati][ :: Sokai][ :: Syahiditusuci][ :: Syazana][ :: Thurayya][ :: Usratiy Mahbubah][ :: Ustaz Nasrudin][ :: Wacky][ :: Wak][ :: Wan-Z ][ :: Wan-Zu][ :: Widzgeek][ :: Wnshima][ :: Zikri][ :: Zulnasri][ :: Zunnurain][


TEMAN SEJATI TETAP BERTAKHTA DI HATI

Kekasih sejati teman yang berbudi
Kasihnya bukan keterpaksaan
Bukan jua kerana keduniaan
Mekar hidup disiram NurKasih




Kasihku...Sayangku...dan Rinduku bak air di kali sentiasa mengalir tak akan putus.. meski kadangkala kegersangan mengunjungi dan hadir. amin...!
!


|+| INDAHNYA DUNIA KITA |+|

sejahtera selalu
Assalamu'alaikum wr. wb.

ku sapa engkau dengan Salam

hingga tersebarlah Salam

di angkasamu

dan akupun tersenyum ...


ku buka matamu dengan Salam

hingga cemerlang cahaya Salam

di mata indahmu

dan akupun terpesona ...

ku sentuh perasaanmu

dengan Salam

hingga terbuai rindu Salam

dan akupun bercinta dendam ...


ku bias hatimu dengan Salam

hingga terbalut hikmah Salam

dan akupun hanyut

dalam hakikat terdalam.

Lalu .......

ku pergi meninggalkanmu

dengan Salam

hingga terasa

mengalir mutiara AIRMATA

berlafazkan Salam

dan akupun pergi bersama Salam

menuju yang MAHA SALAM ....

Sayang aku dengan Salam

Rindu aku dengan Salam

Sejahteralah dan Bahagialah kita

dengan Salam.


SALAM PENGHUBUNG KASIH SAYANG.

amin.

MOGA HATI KITA SESUCI HATI NABI

Bila hati kian lapang

hidup susah jadi senang

bila kesulitan menghadang

dihadapi dgn tenang

Tapi bila hati sempit

segalanya jadi rumit

beban hidup terasa menghimpit

lahir batin menjadi sakit

moga hati kita selalu lapang ..

amiin


Wassalamu'alaikum wr. wb.





TINTA SENDU PEMUMUK RINDU

Rahmat penderitaan itu terletak pada peranannya untuk mendekatkan kita dengan Tuhan. Untuk mengajar kita menjadi gagah tatkala kita lemah. Menjadi bijaksana di tengah-tengah kekaburan. Dan melepaskan apa yang kita tidak lagi mampu memegang. Yang penting dan bermakna ialah KENANGAN


   

<< May 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


TAMAN TINTAKU

Selangkah untuk mencari ilmu Allah bukakan jalan-jalan ke syurga.

Dikau hadir
Di kala aku memerlukan seorang teman
Dikau bawa secebis bahagia
Bila aku hampir berputus asa

Kuterima segala
Apa yang diperduga
Dan kini kubersedia
Hadapi hari muka

Kau bawa sinar cahaya
Di hariku yang gelita
Dan dikau hadir tepati waktunya
Membawa tawa ceria

Bila mana kau terima
Hidup ada suka dan duka
Mendung takkan selamanya
Sinar mentari kan menjelang tiba

TERIMA KASIH SAYANG...
KAU TETAPKU KENANG.


KEKASIH

Kasih telah terbina sebuah mahligai
Menjadi tanda Agungnya cinta kita
Kasih telah ku binakan sebuah istana
Menjadi tanda cinta sejati

Megah menghiasi taman kasih kita
Dan diringi haruman firdausi
Dikaulah permaisuri di hati suami
Penyejuk mata penenang di hati

Tapi angin yang mendatang
Bagaikan badai yang melanda
Kau pergi dulu tanpa menunggu ku
Kerna takdir ku relakan jua

Kekasih akan ku pahatkan doa ku
Di dalam lena dan jua jagaku
Kekasih akan ku sirami pusaramu
Dengan cinta sejati

Andai takdir kita bersama lagi
Ku ingin hidup bahgia bersama mu

KUTERIMA PERPISAHAN INI
DENGAN REDHA
MOGA KAMU TENANG DI SANA.
amin.



SELAMI LAUTAN HIKMAH
MENGUTIP MUTIARA SYAHDU NAN KUDUS


"Sahabat itu wujud
dari satu pertemuan
dengan 10 kali keyakinan
dan 100 kali pengorbanan
serta berjuta-juta kali perjuangan.
Tanpa satu keikhlasan
maka persahabatan tidak
akan kekal buat selamanya....




Persahabatan ibarat
satu janji yang dibuat dalam hati
. Tak dapat ditulis, tak dapat dibaca.
Namun takkan terpisah dek jarak,
takkan berubah dek masa.
Sekali kita berkawan,
ia akan kekal selamanya.




HiDuP aDaLaH aKaR YaNg MenJaLaR;
MenJeLaJaH Ke SeGeNaP DesTiNaSi;
WaLaU PaYaH WaLaU SuKaR;
WaLaU Yg DaTaNg HaNYaLaH SeTiTiS AiR JeRNiH;
Yg BaKaL MeNYiNaRi HiDuP SeSinGKaT CuMa.




ReNunG FiKiRaNmU, Ia MenJaDi KaTa-KaTa;
ReNunG KaTa-KaTaMu, Ia MenJaDi PerBuaTaN;
ReNunG PerBuaTaNmU, Ia MenJaDi aMaLaN;
ReNunG aMaLaNmU, Ia aDaLaH SiFaTmU.




Menjumpaimu satu KEAJAIBAN,
Mengenalimu satu KEBETULAN,
Mendampingimu satu KEJUJURAN,
Menyayangimu satu KEIKHLASAN,
Merinduimu satu KERESAHAN,
Mengingatimu satu KENIKMATAN,
Mendambaimu satu KELUKAAN,
Memanggilmu satu KEBODOHAN,
Mencintaimu satu KEBAHAGIAAN,
Mendoakanmu satu KEMESTIAN,
Memilikimu satu KETENTUAN..
Allah yang Maha Pengasih
Lagi Maha Penyayang.


Hidup ini ibarat warna
yang senantiasa
mewarnai perjalanan hidup kita
. Kadang-kadang diwarnai
dengan warna-warna KEGEMBIRAAN
, KETENANGAN & KESURAMAN ...
hanya masa & waktu yang menentukan.




"Kecantikan seorang wanita
bukanlah dari pakaian yang dikenakannya,
susuk yang ia tampilkan,
atau bagaimana ia menyisir rambutnya.
Kecantikan seorang wanita
harus dilihat dari matanya,
kerana itulah pintu hatinya,
tempat dimana cinta itu ada."



Sucikanlah 4 hal dengan 4 perkara

"Wajahmu dengan linangan air mata keinsafan,
Lidahmu basah dengan
berzikir kepada Penciptamu,
Hatimu takut dan gementar
kepada kehebatan Rabbmu, ..
dan dosa-dosa yang silam
di sulami dengan taubat
kepada Dzat yang Memiliki mu."



Sucikanlah 4 hal dengan 4 perkara :
"Wajahmu dengan
linangan air mata keinsafan,
Lidahmu basah dengan
berzikir kepada Penciptamu,
Hatimu takut dan gementar
kepada kehebatan Rabbmu, ..
dan dosa-dosa yang silam
di sulami dengan taubat
kepada Dzat yang Memiliki mu."




Orang yang menunjukkan
kebaikan kepada an
da adalah sahabat yang baik.
Dan orang yang menunjukkan
kesalahan anda adalah
sahabat yang paling baik. (Hukamak)




Satu persoalan yang
perlu difikir2kan..
Bagaimana orang yg tidur
nak gerak org yang mati.....




"Tuntutlah Ilmu,
Tapi Tidak Melupakan Ibadah,
Dan Kerjakanlah Ibadah,
Tetapi Tidak Boleh Melupakan Ilmu"




Elok laku bekal dunia,
Elok laku bekal mati;
Elok rupa mainan mata,
Elok bahasa penambat hati.





RELEVENKAH AKU DI HATIMU?
Wahai Allah,
apakah dia tidak tahu,
apakah dia tidak merasakan,
benarkah purnama tak pernah merindu,
mengapa rindu terusan menyapaku,
moga Kau memberiku kekuatan,
menempuh hari-hariku mendatang.
moga aku dan dia dalam ketenangan




Mengapa didamba,
teman seistimewa Khadijah,
jika diri tak sesempurna Muhammad...
tak perlu mencari teman secantik Balkis
jika diri tak seindah Sulaiman,
mengapa mengharap teman setampan Yusuf
jika kasih tak setulus Zulaika,
masihkah kau bermimpi hati?


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed

Friday, January 13, 2006
Goresan Tinta Buatmu 11


DI MANAKAH KITA YA...

Orang yang bahagia itu,
akan selalu...
menyediakan waktu untuk membaca
kerana membaca itu sumber hikmah.

Orang yang bijak itu,
akan selalu...

menyediakan waktu untuk
tertawa,
kerana tertawa itu muziknya jiwa,

Orang yang pintar itu,
akan selalu...

menyediakan waktu untuk berfikir
kerana berfikir itu
pokok kemajuan,

Orang yang berakal itu,
akan selalu...
menyediakan waktu untuk beramal
kerana beramal itu pangkal kejayaan.

Orang yang pengasih itu...
akan selalu...
menyediakan waktu untuk bersenda
kerana bersenda itu akan  membuat muda.

Orang yang beriman itu,
akan selalu...
menyediakan waktu untuk beribadat
kerana beribadat itu
ibu segala ketenangan jiwa.

Di manakah kita berada ya..?
adakah terbuka mata dan minda kita..?
Moga2 kita di dalam petunjuk dan hidayah Allah.
Moga2 kita di dalam rahmat dan kasih sayang Allah..amin.


Posted at Friday, January 13, 2006 by ruhia_bidin
Comments (2)  

Goresan Tinta Buatmu 10


WAHAI DIRIKU YANG LUPA INGATLAH....

Wahai diri ingatlah...!
Lidah seorang yg bijak,
berada di belakang hatinya,
namun lidah pendusta,
berada didepan hatinya,
"Itulah sebabnya orang bijak,
akan selalu memikirkan ,
setiap kata yang akan diucapkan.
lebih baik mulut diam,
jika tiada hikmah nak diungkapkan.


Wahai diri ingatlah...!
Kadang kala....
kita dilahirkan dalam,
keadaan fakir miskin,
kerana Tuhan menghendaki,
kita belajar bersemangat,
pantang mundur dan
berlatih keberanian diri,
menitip wangian kesabaran,
memiliki mutiara ketakwaan.

Wahai diri ingatlah...!
Sahabat yang beriman ,
ibarat mentari yang menyinar.
Sahabat yang setia,
bagai pewangi yang mengharumkan. 
Sahabat sejati,
menjadi pendorong impian. 
Sahabat berhati mulia,
membawa kita ke jalan Tuhan.
menyuluhi kita jalan kebenaran.


Wahai diri ingatlah....!
Apabila ada orang lain,
yang bersikap sombong,
dan menghina,
kita akan lebih mulia,
apabila kita menjadi,
orang yang selalu memaafkan.
kita kan lebih hebat,
apabila kita menjadi,
orang yang lebih bertakwa.

Wahai diri ingatlah...!
"Cita-cita menghendaki perjuangan,
perjuangan menghendaki pengorbanan, 
pengorbanan menghendaki ketabahan.
ketabahan memerlukan keredhaan,
keredhaan memerlukan kecintaan.
kecintaan memerlukan ketakwaan,
ketakwaan untuk Allah tulus suci,
Allah yang pengasih sentiasa memerhati,
Allah yang penyayang sentiasa menghitungi.


Amin Ya..Rabbal Alamin.
Moga kita selalu ingat....maka jadilah kita sebagai insan yang selalu ingat..
moga Allah menitipkan kita di dalam rahmatNya selalu amin.


Posted at Friday, January 13, 2006 by ruhia_bidin
Comments (2)  

Thursday, January 12, 2006
Masih Aku Di Kamar Rindumu 1

MENGAPA KAU MASIH LAGI DI SINI...

Mengapa kau masih di sini,
menyulam resah di tikar sepi.

Mengapa biarkan sepi mengulit diri,
sedang masa itu perlu di isi.

Mengapa kau biarkan masa pergi,
sedangkan kau tahu masa takkan kembali.

Mengapa kau masih tangisi memori lalu,
sedang kau tahu dia tak pernah merindu
.

Mengapa resah sering menghantui,
sedangkan kau tahu dia tidak pernah mengingati.

Mengapa masih kau menunggunya di pinggiran,
kau pasrah saja jika itu sudah ditakdirkan.

Mengapa nikmat sementara yang dikejari,
sedangkan nikmat  kekal abadi menanti.

Mengapa dunia yang sering kau cari,
sedangkan negeri akhirat yang abadi.

Mengapa cinta fana yang kau dambai,
sedangkan cinta Allah kekal abadi.

Mengapa ungkapan soalan senang diukir,
sedangkan gersang menunggu jawapan hadir
.

Mengapa bertanya pada yang tiada,
sekadar menggores mengoyak luka lama....

Wahai Allah padaMu segala jawapan terkumpul,
padaMu jua kami meminta dan memohon.

Titipkan kekuatan mengharungi kehidupan,
agar beroleh cahaya dan keberuntungan.

Sungguh aku hargai kehadiranmu,
mengiringi jalanan dan menyeri kehidupanku,

Sungguh aku bersyukur kedatanganmu,
meski terlekat sama duri dan luka padaku.

Moga kau bahagia sahabatku...moga kau di dalam Rahmat Allah  selalu..amin


Posted at Thursday, January 12, 2006 by ruhia_bidin
Comments (2)  

Wednesday, January 11, 2006
Tika Aku Di Rendang Kasihmu

DALAM MENITI DUNIAMU ......
(moga kita tidak dibuai dengan nikmat dunia..
moga kita sedar dan sentiasa bertaubat..peringatan buat diri ku yang lupa..)

Dalam meniti waktu,
sering kita lupa alpa,
menilai kaca atau permata,
leka asyiknya dengan dunia,
rupanya di sini persinggahan,
kita kan kembali kepada Tuhan,
akhiratlah abadi  tempat kediaman.

Dalam meniti duniamu,
lebih baik lebih cantik,
memperbaiki akhlak bunga diri,
cuba usaha memahami sesempurna nabi ...
moga teman seistimewa khadijah,
akan datang sendiri mengetuk hati,
mewangi perjalanan dan perjuangan ini..

Ya..dalam kamar duniamu
kenapa mengharap ghairah isinya,
kalau hanya mengulit nestapa,
teman setulus khadijah akan menyinggahi,
Allah maha tahu Maha pengasih
lebih baik memperbaiki akhirat
maka dunia kita kan dapat...

Ya..di celah nikmat dunia ini..
dalam meneliti bebunga keinsafan..
barang siapa yang memperbaiki batinnya
maka Allah akan memperbaiki lahirnya,
barang siapa Allah tujuannya,
maka dunia akan melayaninya,
sesungguhnya janji Allah benar belaka...

Ya..di sini ..tika ini duniaku
di pohon persahabatanmu
di dahan persefahaman suci nan tulus,
desiran yang sungguh menyamankan,
mengasah hati memperbaiki amal,
menunjukku cahaya..mutiara ilmu,
doaku moga Allah merahmati hidupmu.

amin ya rabbal alamin.

 Goresan tinta ini buat sahabatku..yang sudi memberi mutiara ilmu ini.hehehe
.
Barang siapa memperbaiki hatinya,
  Maka Allah memprbaiki amalnya..!
.


Posted at Wednesday, January 11, 2006 by ruhia_bidin
Comments (2)  

Tuesday, January 10, 2006
Masih Aku Di Kamar Rindumu


SEKEPING HATI INI

Wahai Allah,
hati ini teramat merindu,
ku ingin berbicara saja dengannya,
resahnya jiwa tak terkira,

hanya padaMu aku berbisik,
moga Kau memberiku ketabahan,
menunggunya dengan kesabaran,
moga Kau sudi mengkhabulkan.

Wahai Allah,
apakah dia tidak tahu,
apakah dia tidak merasakan,
benarkah purnama tak pernah merindu,
mengapa rindu terusan menyapaku,

moga Kau memberiku kekuatan,
menempuh hari-hariku mendatang.
moga aku dan dia dalam ketenangan

Mengapa didamba,
teman seistimewa Khadijah,
jika diri tak sesempurna Muhammad...
tak perlu mencari teman secantik Balkis
jika diri tak seindah Sulaiman,
mengapa mengharap teman setampan Yusuf
jika kasih tak setulus Zulaika,
masihkah kau bermimpi hati?

Relevenkah aku di hatimu?
dalam diam ku berharap, 
sudi kau tuliskan namaku di sudut hatimu,.
bertahta menyulam bahagia di hatimu,
 
dengan cara dan gaya tersendiri!
celik ku mimpi di alam realiti,
hatimu ku tak bisa miliki ..
sekadar mengingatimu tulus kasih...

Wahai Allah berilah
aku kekuatan jua kesabaran..
dalam menempuh hidup ini..
moga aku tidak salah langkah lagi..
dalam memilih menilai hati,
hadir persefahaman tanpa permusuhan,
moga perjalanan kita mewangi,
bersama menuju negeri abadi..

Amin wahai Allah


Posted at Tuesday, January 10, 2006 by ruhia_bidin
Comments (2)  

Monday, January 09, 2006
Masih Aku Di kamar Rindumu

HANYA PADAMU AKU MENGADU.


Wahai Allah...
Tika badai rindu
menghempas pintu hatiku,
pada siapa harusku
berbisik pilu,
hanya padaMu aku mengadu..

Tika airmataku melimpah,
tak dapat ku bendung,
pada siapakah harusku
tumpahkan kesedihan itu,
hanya padaMu aku luahkan...

Tika seribu persoalan,
meluru menerjah mindaku,
pada siapa harusku,
tanyakan, aku soalkan,
hanya padaMu aku suarakan..

Tika tangan penuh dosa ini,
menadah memohon keampunan,
pada siapakah harusku,
arahkan aku suakan,
hanya padaMu aku hulurkan.

Tika resah menggila diawal malam,
hadirkanlah sebuah pertemuan,
pada siapakah harusku
pinta belas kasihan,
hanya padaMu aku bisikan.

Tika malam melabuhkan tirai,
kepiluan membalut kerinduan,
rembulan menyepi ditabirkan,
pada siapa harusku merayu,
hanya padaMu aku curahkan...

Tika ku ungkapkan bicara.
resah rindu pilu silih bercanda,
siapa yang mendengarkan,
siapa yang tahu jua merasakan,
hanya padaMu aku titipkan..

Tika aku sedar insaf,
mimpi dalam realiti,
aku ingin bicara saja teman,
menghurai rindu sekian lama tertahan,
moga Engkau mendengarkan..mengizinkan.

amin ya Rabbal Alamin..

Rindu itu...sakit..akhirnya berhikmah jua..cinta itu pahit..akhirnya manis jua..sabar itu perit..akhirnya penawar jua..derita itu nestapa..tetapi harum mewangi jua..semuanya cantik dan elok jua jika kita redha kehendak yang Maha Esa...moga kita sabar dan pasrah serta bersyukur jua.


Posted at Monday, January 09, 2006 by ruhia_bidin
Comment (1)  

Friday, January 06, 2006
Goresan Tinta Buatmu 9

Wahai Hati Yang Putus Asa. 
(sekedar peringatan tuk hati kita yang lupa)

Wahai hati yang putus asa
waktu takkan kembali memanggilmu,
ia berlalu dan terus berlalu,
tanpa memaling muka padamu,

dia bagai pedang tajam,
yang siap memenggal batang lehermu,
dan kau terputus tiada hidup lagi disini, 
bila kau tak sanggup berdiri,
habislah hidupmu.

Wahai hati yang menyesal,
waktu telah merubah corak,

penyesalan hanya membawamu,
tenggelam di samudera terdalam, 
hingga kau tidak mampu,
bernafas lebih panjang,
bila kau tak sanggup menepi,
hilanglah wibawa kamu,
tamatlah riwayatmu.

Wahai hati yang  gundah gulana,
bukakanlah celikkanlah mata,
lapangkanlah mindamu sentiasa,
sebelum mereka menghantarmu
ke liang lahat yang pengap dan gelap,
sungguh ..harapanmu masih tersisa,
sungguh ..pintu taubat masih terbuka,
kutiplah buah iman dan takwa,
agar mewangi kehidupanmu di sana.

Mendekatlah kepada Rabb-mu . 
walau cuma satu langkah,
Dia akan mendekatimu,
dengan seribu langkah,
Tengadahkan kedua tanganmu,
kepada Allah tuhanmu,
walaupun cuma satu do'a,
Dia akan memberimu,
dengan seribu ganjaran dan hadiah.               

Bangkitlah ........
Wahai jiwa yang berselimut,

Sucikanlah pakaian hati dan pikiranmu ,  
dan kepada Ilahi-mu agungkanlah Dia , 
Mohonlah agar Dia menyuluhimu
pertunjuk dan hidayahNya selalu.
Moga Dia mel
impahi kita rahmatNya,
untuk kita merasai nikmat ketenangan,

Sesungguhnya Allah Maha kaya lagi penyayang.

Amin..Ya Rabbal Alamin.          

Sesungguhnya kita masih lena...masih berselimut dengan nikmat dunia,
lupa pula nak bersyukur...tak teringat pula nak bertaubat...em...ya...hari ini kita telah ingat..mulakan syukur dan mulakan taubat..Biar lidah tak sunyi tak henti mengucap syukur bergelumang dengan nikmat dan astaqfirullah...atas dosa-dosa dan khilaf lama..yang alpa dan yang sengaja atau tidak sengaja. Moga kita termasuk ke dalam golongan hamba-hamba yang bersyukur dan bertaubat..amin.Smile


Posted at Friday, January 06, 2006 by ruhia_bidin
Comment (1)  

Masih Aku Di Kamar Rindumu

SEPI DAN PILU ITU INDAH JUA...

As'kum, entah mengapa hari ini, malam Jumaat pulak tu 06.01.06. em ...cantik juga tarikh tu. Teringin hati ni mengunjungi taman tinta lama ku.." http://ruhid.blogsome.com/" Ya di sana di dalam perutnye...hehehe, ade kisah kita...Aku buka satu dua tiga bicara yang ku simpan di situ...tak terlarat nak baca semua. Meski mata ini terasa letih...sesangat letih.....tapi suka aja aku membaca bicara kita. Seolah ia memberi kekuatan semula padaku...indah..terhibur juga hatiku.Em..ye..kamu begitu prihatin  dan baik sekali.  Kamu tak pernah marah dengan kebodohan ku. Kamu tak letih dengan kebenakanku..hehehe. Itulah kamu ...Kamu yang membuat kan aku sehingga kini masih merindu. Kamu yang membuatkan aku masih menangisi pemergianmu. Kamu yang selalu menghantar rindu di awal gelap...ya kamu adalah segalanya bagiku. Entah mengapa ya...aku pun tidak tahu..mengapa minda ini begitu mengingati kamu..meski aku tahu bulan tak pernah merinduiku.

Ya...hari ini aku kembali ke taman tinta itu, Taman Kasih4u...serupa dengan email yang kau berikan padaku...dan telah ku pulangkan semula padamu. .Taman yang kau ajariku. Taman yang ku bina satu persatu. Sudi kau mengajariku..seronok pulak aku mengikuti...dan mempelajari. Ya ilmu baru...dalam khazanah ilmu Ilahi..sememangnya aku suka taman tinta gini. Tahu tak kamu...bahawa semenjak kau ajariku ..tekunnya aku membina taman itu..ku tanamkan di situ kuntuman rindu dan resah selalu. Kusirami dengan mutiara jernih yang mengalir tiap waktu. Aku tahu kadang-kadang kamu menjenguk...suka juga hatiku...hehehe. Ya sayang...mungkin ada hikmahnya...ya sudah pasti berhikmah yang banyak atas perpisahan ini, ia turut  memberiku idea menulis puisi rindu ...hehehe. Puisi yang sebelum ni aku tidak pernah terfikir untuk menulis.Semua puisi itu ku tuliskan untuk kamu...untuk kamu..tetapi entah mengapa ku punyai sahabat ...tidak mahu mengerti...hehehe..aku sahaja menulis dan aku pula yang membaca...adus...waraskah aku nih..?

Sememangnya telah lama kutinggalkan untaian bicara berbunga puisi indah. Ya semenjak aku di alam maktab perguruan itu. Tahu kah kamu..semasa aku di Maktab Perguruan aku ni suka la ...menulis puisi. Aku masuk Persatuan Bhs. Melayu, menulis puisi dan cerpen. Waduh...tersiar dalam majalah maktab la. Oh...kembang juga le hidung tu..hehehe. Ade peminat lagi.  Suatu ketika aku memenangi pertandingan sajak membolehkan ku ke Pestarama Maktab-Maktab Perguruan di Maktap Perguruan Lembah Pantai KL. Em...seronoknye aku..pabila diberi penghargaan gi sane..ek. Dah lupa pulak tajuk puisi ku itu. Masa tu pun aku jiwang gak...hehehe. Em... bercinta dengan budak perak tu...dan budak Johor..em..seronoknye mengenang kisah lama...hehehe. Bila bercinta2 gini baru lah datangnye adea untuk berpuisi..

Ye..ntah mengapa? Di persinggahan ini mengapa ya..pabila kamu menyapa sejak mula..kali pertama kita chatting, telah ku tolak...aku tak ingin chat dengan kamu..tapi kamu sungguh begitu bersungguh2. Em..terpikat juga aku akhirnya. Kemudian kamu menghantar sms pertama kamu kepadaku..cantiknya kata2 kamu tu..masih lagi terngiang-ngiang di telingaku.".Ya ruhi, ya khalbi, ya hayati, ya habibti..barangkali aku akan sentiasa merinduimu..semoga kau selamat dan bahagia selalu"..sms ini sungguh menyentuh hatiku..dan sms ni pun telah ku pulangkan pada kamu suatu ketika dulu. Kemudian kamu kata jangan call...menerusi phone..kerana kamu tak akan jawab dan sms ok..Aku turut dan patuh saja...kata kamu tak terfikir pulak mengapa...betui bendul la aku ni ....hehehe.

Begitu persahabatan berjalan...sungguh indah detik itu..sehingga masa berlalu tidak ku terasa. Begitu indahnya cinta..ya! Begitu sendunya rindu..ya! Begitu syahdunya kasih dan sayang...ingin selalu bersama tiap ketika. Tetapi entah mengapa tiada angin tiada ribut..entah siapa yang menghasut...mengapa kamu kata kamu akan pergi...kamu menghantar lagu "Salam Ku Yang Terakhir "oleh Aruah Sudir..aku terima saja ...segala kata kamu...mengapa aku sendiri tidak tahu. Mengapa kamu mahu pergi..aku pasrah saja meski sungguh amat berat bagiku melepaskan kamu pergi...tetapi tak terkeluar kataku...kerana aku ni ego juga..hehehe. Bagiku orang nak pergi usah ditahan..usah di sekat..kamu mencari kebahagiaan kamu..aku izinkan..kerana itu hak kamu..aku tidak boleh memaksa kamu menyintaiku..meski hati ini luka dan  pedih juga ketiadaan dan kehilangan kamu.

Ya..aku terus berjalan meski tanpa kamu..menunjukkan aku arah. Kadangkala aku rebah ku bangun sendirian tanpa kamu memimpinku. Sering aja aku bertanya rakan2 tentang kamu kalau mereka tahu atau kenal kamu. Kononnye mencari kamu la...hehehe, tetapi sia-sia belaka. Semua yang ku jumpa seolah-olah kamu sahaja...tetapi hakikatnya bukan...aku umpama si buta berjumpa Sang Gajah lakunya teraba-raba..dalam gelap...semua ku teka...hehehe. Mungkin juga kamu datang...dengan nama lain. Gaya cakap macam kamu saja..tapi em...ntah dia tak mahu mengaku pulak. Terus saja aku mencari kamu..sehingga lima purnama berlalu..kemudian rasa letih pulak aku. Pabila tahun baru menjemput...aku rasa tak patut aku terusan begini...malu pulak hati ni mencari orang..orang hilang. Orang tak sudi..kita tersorong2 pipi..hehehe. Lalu biarlah...aku mengundur diri...perjuangan ku sia-sia belaka...air mata pun dah banyak abis..tak dapat ape-ape....hehehe.

Lalu datang pula si sahabat dari seberang dia jua seolah kamu bijak jua berpuisi. Sudi memberikan mutiara hikmah yang menyentuh hati...lalu insaf dan sedar diri. Terima kasih wahai Allah menghantar ku sahabat dikala ku kesepian kehilangan rakan, dikala ku kerunsingan membalut resah berterusan. Ya terima kasih teman kerana sudi bersahabat dengan rakan yang bermasalah gini. Terima kasih jua wahai teman kerana sudi menghantar aku kunang2 emas yang cantik cahayanya untuk ku suluhi minda..mengasah hati ini. Terima kasih kerana sudi menjadi purnama yang sudi menerangi tika langitku kelam. Terima kasih kerana menjadi mentari di bening pagi ..cahayanya lembut sungguh menyejukkan hati.

Ya...moga persahabatan kita tulus suci tanpa bibit permusuhan dan pertelingkahan. Moga ukhwah ni abadi selamanya. Sesungguhnya kamu tidak membenciku dengan mehnah yang ku bawa..untukmu..namun kamu kutip, kamu buka satu persatu..dan menghantarku mutiara nasihat yang cantik dari lautan ilmumu. Terima kasih atas segalanya...moga kamu terus bahagia ya...amin.

Sepi nan sunyi  itu indah, pahit itu penawar jua.  Kehilangan banyak memberiku butiran takwa. Penderitaan dan kesulitan turut menghantarku mutiara pengajaran yang berharga..Syukurku tidak terhingga wahai Allah moga Kau titipkan kami dalam keredhaanMu jua.amin.


Posted at Friday, January 06, 2006 by ruhia_bidin
Comments (2)  

Thursday, January 05, 2006
Tika Aku Di Rendang Kasihmu

 

 

NYAMANNYA
DI BAWAH PEPOHON PERSAHABATANMU

Teman,

Telah kulewati,

Pepohon  persahabatanmu,

Selesa di rimbunan persefahaman,

Indah di rendang kasih sayang,

Mengutip buah kata hikmahmu,

Menyisip keikhlasan dan kejujuranmu,

Yang kau paparkan suci nan tulus.

 

Teman…

Maafkan aku,

Kerana tiba-tiba singgah di sini,,

Cantik menghijau mewangi kasihmu,

Mengubat luka menyegar minda ,

Di kala kepanasan resah menggila,

Membakar gelisah nestapa lara,

Rupanya di sini ada desiran yang nyaman.

 

Teman…

Tidak ku tahu,

Bahawa ade jua jiwa merindu,

Insan akan selalu begitu,

Hati kita mudah saja terpesona,

Punya rasa ingin selalu di sayang,

Sememangnya Allah itu Pengasih

Sesungguhnya Allah itu Penyayang.

 

Teman…

Aku tidak salahkan..?

Berteduh di rendang kasihmu,

Bukan aku mencuri hatimu,

Bukan aku mengganggu hidupmu,

Bukan aku menganiaya dirimu..

Hanya ku ingin persahabatan tulus suci

Kasih dan prihatinan sahabat sejati.

 

Teman…

Di bawah pepohon persahabatan..

Apa yang ku cari..apa yang kau mahu,

Persefahaman..saling membantu mengasah hati,

Agar saling mencari keredhaan Ilahi,

Mengumpul bekalan mutiara takwa,

Mencari keberuntungan ..meneruskan perjalanan  

mengharapkan  bahagia di akhirat sana.

 

Amin ya Allah..

Jadikan persahabatan ini tulus dan ikhlas..tanpa bibit cemburu..titipkan hati kami bersih keranaMu …ya Allah dan moga ukhwah ini abadi selamanya..amin.


Posted at Thursday, January 05, 2006 by ruhia_bidin
Comments (2)  

Tuesday, January 03, 2006
Masih Aku Di kamar Rindumu..

SALAHKAH AKU ..TEMAN?.

membawa sekeping hati yang ku curi.

Sayang..

Di persisiran waktu ini..

Di buku persahabatan,

Telah ku lewati noktah pertemuan,

Telah ku padam ungkapan kerinduan.

Telah ku lukis potret kelukaan,

Telah ku taip bait keresahan,

Telah ku tulis indahnya kesabaran,

Telah ku cipta puisi keredhaan

Telah ku hantar bicara ketakwaan

 

Sayang…

Mengapakah harus ada hiba,

Pada sepi yang bertandang.?

Haruskah aku berpaling saja,

Pada rindu yang menyapa?

Mengapakah harus ada resah,

Yang tertinggal di sudut taman?

Sedang aku berusaha tuk melupa,

Tika aku menutup mata dan telinga,

Mengapa masih kau setia di minda.

 

Sayang…

Mengapakah harus aku kenang,

Pada bicara luka menyakitkan jiwa,

Hadir cuma menyemarakkan nestapa,

Mengapakah harusku sulam rintihan,

Sedang airmata setia mengalir tak tertahan,

Mengapakah harusku benamkan rindu,

Pada butir waktu yang berlalu

Waraskah aku sedang aku tahu,

Purnama tidak pernah merindu…?

 

Sayang...

Telah ku bina sebuah taman tinta,

Ku tanam kuntuman resah dan rindu,

Akanku pahatkan doa kudus selalu,

Dalam lena dan juga jagaku.

Telah ku abadi namamu di situ,

Dikaulah penyejuk mata penenang jiwa,

Meski angin yang mendatang

Bagaikan badai yang melanda..

Kau pergi dulu tanpa menungguku..

 

Sayang..

Patutkah aku membayar,

Harga sebuah mimpi kelmarin?

Salahkah aku membawa pergi,

Sekeping hati yang telah ku curi.?

Adakah engkau seperti aku,

Sering menunggu dan menanti?

Sering melindung duka membalut resah,  

Telah ku izin ini berlaku kepada kita,

Namun aku bersyukur jua atas segalanya.

 

 

Alhamdulillah..wahai Allah.

 Moga hatimu dan hatiku tenang

Kau tetap ku kenang..kerana mengenangmu mengingatkan aku pada Tuhanku…amin.


Posted at Tuesday, January 03, 2006 by ruhia_bidin
Comments (2)  

Next Page